Kamis, 23 Agustus 2018

Perbedaan perintah printf dan puts


Assalamualaikum wr.wb

Oke rekan-rekan pada artikel kali ini saya akan membahas perbedaan perintah puts dan printf. Tanpa basa-basi ayo silahkan di buka Dev C++ atau Code Blocks nya J.



Bentuk umum program dalam Dev C++ kurang lebih seperti ini. Untuk line no 1 kita isi #include Sebagi Header File, dan <stdio.h> sebagai File Librarinya. Untuk penulisan skrip program di Dev C++ bersifat Case Sensitif jadi kita harus benar jika menuliskan Header File,File Librari dan Perintah yan akan di gunakan, contoh dalam penulisan #include kita harus teliti bahwa untuk Header File di tulis dengan huruf kecil semuanya jangan ada huruf yang capital biasanya kesalahan penulisan huruf capital berada di huruf  (i) yang seharusnya kecil jadi (I) besar.


Apa itu Header File ?
File header /header file  yaitu file yang berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Beberapa file header sudah disediakan di bahasa C. File-file ini mempunyai ciri bereksistensi .h. file-file header ini biasanya dipanggil menggunakan fungsi include.



Gambar menggunakan perintah printf sebagai media output


Apa itu printf?
 Fungsi printf mencetak output pada layar tanpa memberikan pergantian baris secara langsung. Apabila ingin berganti baris, di dalam tanda petiknya (setelah (:) tambahkan \n) .

Gambar menggunakan perintah puts sebagai media output


Apa itu perintah puts?
Fungsi ini digunakan khusus untuk menampilkan data string ke layar. String yang ditampilkan secara otomatis akan \n (pidah baris). Seperti contoh di atas kita memasukan string “Masukan No Whatsapp : “ didalam string tersebut kita tidak memasukan (\n) untuk new line tapi, di outputnya otomatis perintah puts ke 2 berada di bawah perintah puts 1. Serta perintah ini mempunyai kode mesin yang lebih pendek dan  biasanya digunakan untuk bagian judul.


 Kita bisa langsung lihat perbedaan antara perintah printf dan puts dari kedua contoh skrip program diatas. Silahkan berikan perpekstif rekan-rekan mengenai puts dan printf di kolom komentar… J




Semoga artikel ini cukup jelas dan dapat membantu rekan-rekan yang sedang belajar bahasa C. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam artikel diatas dan jangan lupa Titik Koma;




Direkomendasikan : Pengertian Algoritma Secara Singkat
Share:

Senin, 20 Agustus 2018

Tutorial Belajar Dev C++ Dasar Pengertian Algoritma Secara Singkat

Perkenalan Algoritma



Assalamualaikum rekan-rekan.. :)

Untuk postingan awal ini saya akan memberikan Tutorial Belajar Dev C++ Online. Tapi sebelum praktek ke skrip program kita akan ke materi terlebih dahulu yaitu Algoritma. Apa itu algoritma?

“Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis” . 

 A.   Ciri-ciri algoritma :
1. Algoritma mempunyai awal dan akhir, suatu algoritma harus berhenti setelah mengerjakan serangkain tugas, dengan kata lain suatu algoritma memiliki langkah yang terbatas.
2. Setiap langkah harus di devinisikan secara tepat, sehingga tidak memiliki arti ganda atau tidak membingungkan(ambigu).
3. Memiliki masukan (input) atau kondisi awal.
4. Memiliki akhiran (output) atau kondisi akhir.
5. Algoritma harus efektif bila diikuti benar-benar maka akan menyelsaikan masalah.

 B.    Struktur Algoritma
1. Struktur Runtunan
Algoritma runtunan terdiri dari 1 atau lebih intruksi, yang di kerjakan secara beruntun sesuai dengan urutan penulisan Algoritma tersebut. Setelah intruksi pertama selsai di kerjakan maka akan di lanjut dengan pengerjaan interuksi kedua lalu ke tiga dan seterusnya hingga interuksi terakhir. Jika terjadi perubahan susunan interuksi maka hasil akhirnya kemungkinan juga berubah.

2. Struktur Pemilihan
Pada sturktur pemilihan suatu interuksi dikerjakan jika kondisi tertentu terpenuhi, apabila kondisi pemuihan tidak terpenuhi maka interuksi tersebut akan di abaikan dan dilanjutkan dengan pengerjaan interuksi selanjutnya. Struktur pemilihan memungkinkan pengerjaan interuksi yang berbeda berdasarkan kondisi yang ada.

3. Struktur Pengulangan
Pada struktur pengulangan suatu interuksi di lakukan secara berulang-ulang selama komdisi tertentu terpenuhi, apabila kondisi pengulangan tidak lagi terpenuhi maka interuksi tersebut akan berherti dikerjakan. Struktur pengulangan memungkinkan penulisan algoritma menjadi lebih ringkas dan efisien karena suatu interuksi yang sama tidak perlu di tuliskan secara berulang-ulang.

 C.    Penyajian Algoritma
3 cara penyajian algoritma yaitu meliputi Natural Laguage (Bahasa Natural/Alami), Flowchart (Diagram Air), dan Pseudo Code.

1.     Peyajian algoritma menggunakan Bahasa Natural
Bahasa natural adalah bahasa yang biasa kita gunakan sehari-hari. Penyajian algoriitma menggunakan bahasa natural atau Natural Laguage Programing (NLP) merupakan cara yang paling sederhana dan mudah di mengerti. Algoritma yang di tulis dengan NLP terdiri dari kalimat yang berisikan interuksi tertentu. Penyusunan algoritma biasanya di awali dengan kata “Start” atau “Mulai” setelah semua interuksi selsai di tulis, di tutup dengan kata “End” atau “Selsai”.

Contoh algoritma yang ditulis menggunakan NLP sebagai berikut.
Algoritma membuat kopi
1.     Mulai
2.     Sediakan kopi,sendok, dan air panas
3.     Masukan kopi dan gula ke dalam gelas
4.     Tuangkan air panas ke dalam gelas
5.     Aduk dengan sendok
6.     Selsai.

2.     Algoritma menggunakan Pseudocode
Penulisan dengan pseudocode sudah lebih dekat ke bahasa programing namun sulit di pahami oleh orang yang tidak mengerti bahasa, pemograman. Algoritma yang di tulis dengan pseudocode biasanya sudah menggunakan kata kunci pemograman seperti If untuk menyatakan jika Print untuk menampilkan output dan sebagainya.

3.     Algoritma menggunakan Flowchart
Flowchart atau diagram air merupakan penulisan algoritma dalam bentuk bagan, setiap interuksi di tulis dalam symbol berbentuk bagan datar tertentu. Setiap symbol mempunyai kegunaannya masing-masing. Secara garis besar, setiap pengolahan selalu terdiri dari 3 bagian utama, yaitu Input (Bahan Mentah), Proses dan Output.
Secara umum urutan dasar dalam pemecahan masalah dengan flowchart sebagai berikut :
-         Start
Berisi interuksi-interuksi untuk persiapan peralatan yang di perlukan sebelum menahani pemecahan masalah.

-         Read
Berisi interuksi-interuksi dalam pembacaan data dari suatu input.

-         Proces
Berisi kegiatan yang berhubungan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang di baca.

-         Urive
Berisi interuksi untuk merekami hasil kegiatan dan dikirim ke output.

-         End
Mengakhiri kegiatan pengolahan.

 D.   Contoh paradigma pemograman yang ada saat ini :
1. Paradigma Prosedural
Penyelsaian masalah sebagai hasil dari serangkaian langkah yang menyelsaikan suatu masalah sebagai konsep von newman. Contoh : Algel,Pascal,Fortron,basic,C dll.

2. Paradigma Fungsional
Penyelsaian suatu masalah sebagai hasil komposisi yang memetakan masalah ke jawaban, komposisi yang di sebut sebagai primitif.

Untuk contoh paradigma pemograman saya hanya memberikan 2 contoh untuk lebih jelasnya silahkan cari di sumber/situs lainnya.

Sekian untuk pembahasan mengenai Pengertian Algoritma, dan jika rekan-rekan ingin bertanya silahkan tuliskan pertanyaan kalian di kolom komentar. Untuk praktek saya menggunakan Apk Dev C++. Dan untuk rekan-rekan saya sarankan memakai Dev C++ atau Code Block.
Mohon maaf bila ada kesalahan dari artikel di atas karena saya juga masih dalam proses belajar;
Dan jangan lupa Titik Koma;

Share:

Jangan Lupa Titik Koma;

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog